Saya iri. Ungkapan yang kutarakan dari lubuk hati yang paling dalam sesaat setelah melihat foto teman yang kelihatannya senang dengan gayanya masing-masing. Delapan Oktober kemarin, saya memergoki ponselnya. Ahh, betapa beruntungnya mereka. Saya selalu berharap bisa berada diantara mereka.
Sekarang usia saya sudah sembilan belas tahun dan belum menemukan orang yang benar-benar membuat saya berarti bagi hidupnya. Iya memang, banyak teman tapi itu teman tidak cukup bagi saya. Saya butuh orang yang bisa mengerti keadaan saya. Saya sadar bahwa saling pengertian dibutuhkan dalam suatu hubungan, baik itu teman maupun untuk keluarga. Tapi pertanyaannya, dengan siapa saya menyalurkan rasa pengertian kalau teman (sahabat) pun saya tak punya?
Saya butuh teman yang lebih dari sekadar teman. Iya, saya butuh seorang sahabat.
Adakah di antara kalian yang (mau) bersahabat denganku?
