http://beasiswadataprint.com
www.dataprint.co.id
Indonesia memiliki ribuan bahkan jutaan manusia yang memiliki karakter yang berbeda-beda. Sejauh yang saya ketahui selama menjadi warga Indonesia bahwasanya negara ini masih jauh dibandingkan negara-negara maju di berbagai belahan dunia. Itu semua tidak luput dari peran dari seorang kepala negara.
Berbicara tentang kepala negara, artinya berbicara di wilayah kepemimpinan. Di Indonesia, ada beberapa orang yang telah berjasa memimpin negara ini. Salah satunya, B.J. Habibie. Beliau adalah salah seorang tokoh yang namanya pernah terkenal karena jabatannya sebagai pemimpin di masanya. Makn terkenal dengan dirilisnya sebuah film berjudul "Habibi dan Ainun" yang dibintangi oleh Reza Rahardian dan Bunga Citra Lestari. Dua seniman yang memerankan tokoh Habibi dan Ainun.
Banyak hal yang membuat saya mengambil salah seorang tokoh pemimpin di Indonesia. Tapi, satu yang membuat saya paling bangga bahwa negara Indonesia pernah dipimpin oleh seorang yang begitu kuat dari segi mentalnya. Ada segelintir kisah yang beliau sumbangkan untuk negara Indonesia. Warga negara mana yang tidak bangga memiliki pemimpin yang seperti beliau.
Tapi, apa yang terlihat sekarang? Meskipun Indonesia sangat kaya dengan budaya dan adat istiadatnya, namun itu semua tertutupi dengan hal-hal negatif. Kemiskinan meraja lela, korupsi dimana-dimana. Ya. Itu hanyalah segelentir kejadian-kejadian yang terjadi di Indonesia. Apa yang mennyebabkan hal ini terjadi? salah satunya adalah karakter yang dimiliki bangsa kita. Bagaimana Indonesia mau maju kalau pemimpin kecil saja sudah melakukan korupsi. Bukankah hal besar biasanya terjadi karena hal-hal kecil.
Lantas, seperti apakah karakter pemimpin yang dibutuhkan bangsa kita?
"Amanah, memiliki integritas, pro rakyat, jujur, adil, dan pemberani. Warga negara mana yang tidak ingin dipimpin dengan pemimpin yang memiliki karakter seperti itu? Tapi tahukah Anda bahwa seorang pemimpin juga manusia biasa yang memiliki kelemahan? ". Kalimat diatas saya kutip dari blog sebelah pada paragraf kedua. (http://indidaribulan.wordpress.com/2014/05/24/pemimpin-seperti-apakah-yang-dibutuhkan-rakyat-indonesia/)
Terlepas dari semua itu, entah siapa yang nantinya atau sedang menjabat sebagai pemimpin negara ini, "berkerjalah dengan ikhlas dan selalu tersenyum". Bekerja bukan untuk diliat atau dihargai orang lain tapi semata-mata hanya karena mengharap ridha Allah swt. Jutaan orang yang berbeda pasti memiliki sosok pemimpin dengan karakter yang sesuai dengan keinginannya. Dan sekali lagi saya katakan bahwa pemimpin juga manusia biasa yang memiliki kelemahan. Secara otomatis, ada hal yang tidak terwujudkan dari kumpulan keinginan-keinginan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar